Panyabungan, StartNews – Wakil Bupati Mandailing Natal (Madina) Atika Azmi Utammi, menyebut Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) sebagai bagian penting dalam perjalanan politiknya.
“PKB ini sudah seperti rumah untuk saya. Ini partai politik pertama yang mengawali karir politik saya,” kata Atika dalam sambutannya pada Musyawarah Cabang (Muscab) PKB Madina, Selasa (14/4/2026).
Atika mengungkapkan, sejak awal proses politiknya, PKB telah memberikan dukungan penuh, termasuk saat mengikuti tahapan di tingkat pusat hingga pencalonan kepala daerah.
“PKB termasuk yang paling cepat mengeluarkan rekomendasi untuk pencalonan kami. Dua kali kami ikut, dua kali juga menang bersama PKB,” katanya.
Atika juga menegaskan loyalitas dan soliditas PKB yang dinilainya konsisten tanpa adanya dualisme dalam internal partai.
“Kesetiaan PKB tidak perlu diragukan. PKB tidak pernah dua kaki, selalu solid,” tegasnya.
Atika berharap kepemimpinan baru hasil Muscab dapat melanjutkan pola kepemimpinan yang telah dibangun sebelumnya, terutama dalam menjaga sinergi dan harmoni di tubuh partai.
“Siapapun ketua terpilih nanti, silakan belajar dari Pak Faslah bagaimana membangun sinergi dan kebersamaan di dalam partai,” sebutnya.
Menurut Atika, soliditas menjadi kunci utama agar partai tetap kuat dan tidak terpecah oleh kepentingan kelompok.
“Kalau dalam satu partai ada banyak suara dan kubu, itu akan sulit. Kita harus fokus pada tujuan besar ke depan,” katanya.
Atika juga mengapresiasi peran aktif PKB dalam memberikan masukan kepada pemerintah daerah, mulai dari isu sosial hingga tata kelola pemerintahan.
“PKB ini komunikatif, sering memberikan masukan tanpa memaksa, mulai dari pemberantasan narkoba, perjudian online, hingga birokrasi,” jelasnya.
Sebagai bagian dari unsur pemerintah, Atika berharap Muscab berjalan kondusif tanpa konflik internal.
“Kami berharap tidak ada kerusuhan atau gugat-menggugat. Justru dengan kepengurusan baru harus ada energi baru untuk membantu menyelesaikan berbagai persoalan di Mandailing Natal,” ucapnya.
Atika kembali menegaskan kedekatannya dengan PKB meski berasal dari latar belakang politik berbeda.
“Walaupun saya warna putih, saya merasa bagian dari keluarga besar PKB. Mari kita terus bangun sinergi dan harmoni untuk Madina yang lebih baik,” ujarnya.
Reporter: Fadli Mustafid





Discussion about this post