Tapsel, StartNews – Di tengah sisa lumpur dan puing pascabencana banjir bandang serta tanah longsor yang menerjang wilayah Tapanuli Selatan (Tapsel), sebuah pemandangan menyejukkan terlihat di Kecamatan Batangtoru.
Personel Satuan Brimob Polda Sumatera Utara (Sumut) yang bertugas di Posko Utama Garoga menunjukkan dedikasi luar biasa dengan memastikan pendidikan anak-anak tidak ikut terputus meski akses transportasi lumpuh total pada Selasa (3/2/2026) pagi.
Kehadiran personel Brimob ini menjadi jawaban atas kekhawatiran para orangtua setelah angkutan umum berhenti beroperasi akibat kerusakan akses jalan yang cukup parah. Tanpa ragu, para personel kepolisian ini turun tangan untuk menjemput anak-anak dari rumah mereka masing-masing agar tetap bisa mencapai bangku sekolah dengan aman dan tepat waktu.
Aksi kemanusiaan ini dipimpin langsung oleh personel Posko Utama Garoga, Briptu Hadi Lingga. Dengan seragam lengkap tetapi tetap ramah, para personel membantu anak-anak menaiki kendaraan operasional melewati jalur-jalur yang sulit dilalui kendaraan biasa.
Upaya ini dilakukan sebagai bagian dari komitmen Polri dalam mendukung pemulihan psikososial masyarakat pascabencana, dimana pendidikan menjadi pilar utama yang harus tetap tegak berdiri.
Briptu Hadi Lingga mengungkapkan, langkah ini merupakan bentuk respons cepat terhadap keluhan warga yang kesulitan mendapatkan akses transportasi. Dia menegaskan prioritas utama tim saat ini adalah menjamin keselamatan sekaligus hak pendidikan generasi muda di Desa Garoga meskipun situasi masih dalam tahap darurat.
“Kami hadir untuk memastikan bahwa kegiatan belajar-mengajar tetap berjalan meskipun masyarakat masih berada dalam tahap pemulihan pascabencana. Kehadiran Brimob bukan hanya untuk pengamanan, tetapi juga menjadi pelayan bagi adik-adik kita agar masa depan mereka tidak terhambat oleh rusaknya infrastruktur,” tegas Briptu Hadi Lingga di sela-sela kegiatannya.
Inisiatif jemput bola ini pun menuai apresiasi luas dari masyarakat sekitar. Para orangtua mengaku terbantu, karena tidak lagi khawatir anak-anak mereka tertinggal pelajaran atau harus berjalan kaki berkilo-kilometer melewati area yang rawan longsor.
Pihak sekolah pun menyampaikan terima kasih atas bantuan mobilitas yang diberikan, mengingat kehadiran siswa sangat penting bagi keberlangsungan kurikulum di tengah kondisi darurat.
Melalui tindakan nyata ini, seluruh anak sekolah di wilayah terdampak berhasil mencapai sekolah masing-masing dengan aman tanpa ada satu pun yang tertinggal. Langkah personel Brimob Polda Sumut di Desa Garoga menjadi bukti nyata bahwa negara hadir di tengah masyarakat, memastikan bahwa harapan dan cita-cita anak bangsa tidak boleh padam oleh terjangan bencana alam.
Reporter: Rls/Sir





Discussion about this post