• Media Kit
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Selasa, Mei 5, 2026
  • Login
Start News
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
No Result
View All Result

Di Kedai Kopi, Bupati Madina Serap Aspirasi Warga Ranto Panjang

by Redaksi
Senin, 15 Desember 2025
0 0
0
Di Kedai Kopi, Bupati Madina Serap Aspirasi Warga Ranto Panjang

FOTO: STARTNEWS/FADLI MUSTAFID.

ADVERTISEMENT

MBG, StartNews – Bupati Mandailing Natal (Madina) H. Saipullah Nasution melanjutkan agenda kunjungan kerjanya di wilayah Siulangaling, Kecamatan Muara Batang Gadis (MBG), dengan menyambangi Desa Ranto Panjang pada Minggu (14/12/2025).

Dalam pertemuan yang digelar secara informal di sebuah kedai kopi sederhana, Saipullah berdialog langsung dengan warga untuk menyerap berbagai aspirasi dan keluhan. Dua isu utama yang menjadi fokus pembahasan adalah trauma banjir bandang dan status lahan permukiman.

Warga Ranto Panjang menyampaikan kekhawatiran mendalam akibat trauma banjir bandang yang pernah melanda pada tahun 2009. Sejak saat itu, debit sungai dilaporkan meningkat drastis, menyebabkan rasa cemas di kalangan penduduk setiap kali musim hujan tiba.

Masyarakat secara khusus berharap Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madina segera melakukan pengerukan sungai untuk menormalkan aliran air dan mencegah potensi luapan ke area permukiman.

Menanggapi permintaan ini, Saipullah menyatakan Pemkab akan melakukan pengkajian lebih lanjut. Dia mengakui tantangan terbesar adalah masalah aksesibilitas, terutama untuk mendatangkan alat berat ke lokasi.

“Kami akan mencoba melakukan pengkajian, karena membawa alat berat ke daerah ini memang sangat sulit. Namun, hal ini tetap akan kami kaji,” ujar Saipullah.

Selain masalah banjir, warga juga mengeluhkan status hukum wilayah permukiman di Desa Siulangaling dan desa sekitarnya yang hingga kini masih tercatat sebagai kawasan hutan lindung. Hal ini dinilai ironis mengingat wilayah tersebut telah ditempati oleh masyarakat secara turun-temurun selama ratusan tahun.

Saipullah turut prihatin dengan kondisi tersebut. Dia menyebutkan keberadaan masyarakat di sana jauh lebih lama dibandingkan terbitnya Undang-Undang Nomor 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan.

“Ini sangat miris. Desa ini sudah dihuni ratusan tahun, namun sampai hari ini statusnya masih hutan lindung,” tegasnya.

Saipullah menjelaskan, Pemkab Madina telah mengambil langkah proaktif dengan mengusulkan perubahan status lahan kepada pemerintah pusat. Total 144 titik di Madina, termasuk wilayah Siulangaling dan desa sekitarnya, telah diusulkan untuk dialihkan menjadi Area Penggunaan Lainnya (APL).

Diperkirakan, total luasan kawasan yang masih berstatus hutan lindung di empat desa di wilayah tersebut mencapai ribuan hektare. Khusus di Ranto Panjang, lahan usaha masyarakat saja mencapai sekitar 5.000 hektare. Jika digabungkan dengan desa lain, totalnya mencapai 10.000 hektare.

Perubahan status menjadi APL diharapkan dapat memberikan kepastian hukum atas tanah, sehingga memungkinkan warga untuk menyertifikatkan, memanfaatkannya untuk kegiatan ekonomi, dan menjadikannya sebagai agunan ke perbankan untuk pengembangan usaha.

“Harapan kita, dengan status APL, masyarakat bisa memiliki hak atas tanahnya secara maksimal, bisa menyertifikatkan, memanfaatkannya untuk kegiatan ekonomi, bahkan sebagai agunan ke perbankan untuk pengembangan usaha,” tutur Saipullah.

Reporter: Fadli Mustafid

Tags: Aspirasibupati madinaKedai KopiRanto Panjang
ShareTweet
Next Post
Langganan Banjir, Bupati Madina Dorong Relokasi SDN 387 Ranto Panjang

Langganan Banjir, Bupati Madina Dorong Relokasi SDN 387 Ranto Panjang

Discussion about this post

Recommended

Kapolres Madina: Perdamaian Tak Pengaruhi Proses Hukum Kasus Penganiayaan Remaja

Kapolres Madina: Perdamaian Tak Pengaruhi Proses Hukum Kasus Penganiayaan Remaja

2 tahun ago
Wakili Indonesia, Sakinah Ginting Ikut FWBI di Turki

Wakili Indonesia, Sakinah Ginting Ikut FWBI di Turki

4 tahun ago

Popular News

  • Respons Keresahan Warga, Polisi Gerebek Markas Sabu di Kelurahan Sipolupolu

    Respons Keresahan Warga, Polisi Gerebek Markas Sabu di Kelurahan Sipolupolu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rotasi Pejabat Lagi, Sahnan Pasaribu Jadi Plt. Kadis PUPR Madina Gantikan A. Faisal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kadis Perkim dan Plt. Kadis Kominfo Madina Digeser, Ini Penggantinya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Batal Kuliah Kedokteran di China, Santri Ini Malah Dapat Beasiswa di Amerika

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengenal Hipotensi dan Hipertensi, Bagaimana Pencegahan dan Pengendaliannya?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Contact
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Call us: +1 234 JEG THEME

© 2025

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

error: Copyright Start News Group
No Result
View All Result
  • Home
  • Madina
  • Sumut
  • Newsline
  • Nasional
  • Newsline
  • Kabar Desa
  • Opini
  • Figur
  • Komunitas

© 2025