Panyabungan, StartNews – Daffa Raehan Amri Lubis, siswa MAN 1 Mandailing Natal (Madina), berhasil meraih medali perunggu pada ajang Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) Tingkat Nasional Tahun 2025 yang diadakan Kementerian Agama pada 10-14 November 2025. Acara penutupan OMI 2025 berlangsung di Grand El-Hajj Tangerang, Banten, Kamis (13/11/2025).
Dalam ajang bergengsi yang diikuti oleh peserta dari seluruh Indonesia ini, Daffa tampil mewakili Provinsi Sumatera Utara pada bidang Biologi. Melalui persiapan yang matang dan semangat pantang menyerah, dia berhasil memberikan hasil terbaik dan membawa pulang medali perunggu untuk madrasah dan daerahnya.
Guru pembimbing, Wilda Hapni Rangkuti, menyampaikan rasa syukur dan bangganya atas pencapaian tersebut. “Alhamdulillah, keberhasilan ini adalah hasil kerja keras Daffa dan dukungan semua pihak di MAN 1 Mandailing Natal. Semoga menjadi inspirasi bagi siswa lainnya untuk terus berjuang dan berprestasi,” ungkapnya.
Kepala MAN 1 Madina Hj. Salbiah turut memberikan apresiasi dan rasa bangga atas prestasi tersebut. “Alhamdulillah, ini merupakan kebanggaan besar bagi keluarga besar MAN 1 Mandailing Natal. Semoga prestasi ini menjadi motivasi bagi seluruh siswa untuk terus meningkatkan kemampuan dan semangat berkompetisi di berbagai bidang,” ujarnya.
Sementara Daffa mengungkapkan rasa syukurnya setelah diumumkan sebagai peraih medali perunggu.
“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur atas hasil ini. Terima kasih kepada ibu pembimbing, teman-teman, dan seluruh guru di MAN 1 Mandailing Natal yang selalu memberi dukungan dan doa. Semoga prestasi ini bisa menjadi awal untuk terus belajar dan berbuat yang lebih baik ke depan,” ungkap Daffa.
Prestasi ini semakin menegaskan komitmen MAN 1 Madina untuk terus mencetak generasi madrasah yang unggul, berdaya saing, dan berakhlak mulia.
OMI Nasional dalam bidang sains tidak hanya diikuti siswa madrasah, tapi juga sekolah umum. OMI digelar secara berjenjang, dari level seleksi tingkat sekolah, kabupaten, dan provinsi, hingga terpilih 484 siswa terbaik untuk ikut OMI tingkat Nasional yang digelar secara luring.
Direktur Kurikulum, Sarana, Kelembagaan, dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah Kementerian Agama Nyayu Khadijah mengaku bangga dengan kemajuan yang dicapai siswa madrasah dalam bidang sains. Madrasah yang sering kali dianggap sebagai lembaga pendidikan yang lebih fokus pada pendidikan agama, ternyata memiliki potensi besar dalam menghasilkan siswa-siswa berprestasi di bidang sains.
“Kemenag akan terus mendukung dan memberikan wadah untuk menggali dan mengasah potensi para peserta didik, serta memberikan kesempatan tampil dalam berbagai kompetisi bidang sains dan bidang riset lainnya di tingkat nasional mau tingkat internasional,” katanya.
Reporter: Sir





Discussion about this post