Panyabungan, StartNews – Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Pemkab Madina) melalui Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3A) menyalurkan bantuan sosial (Bansos) beasiswa bagi 80 mahasiswa miskin berprestasi tahun anggaran 2025. Masing-masing mahasiswa menerima bantuan uang Rp5 juta yang ditransfer langsung ke rekening penerima tanpa potongan apapun.
Plt. Kepala Dinas Sosial P3A Madina A. Duroni menjelaskan, penetapan penerima beasiswa itu dilakukan setelah seluruh peserta mengikuti tahapan seleksi administrasi dan verifikasi sesuai ketentuan yang berlaku.
Proses penetapan diawali dengan pemeriksaan kelengkapan berkas administrasi. Setelah itu, dilakukan verifikasi tingkat kemiskinan melalui Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN), serta verifikasi lapangan langsung ke kediaman peserta dengan beberapa indikator penilaian.
Menurut dia, sejumlah indikator penilaian diterapkan agar bantuan benar-benar tepat sasaran. “Mahasiswa dengan kategori Miskin Ekstrem Desil 1 dan 2 menjadi prioritas utama. Hal ini sejalan dengan kebijakan pemerintah yang fokus pada percepatan pengentasan kemiskinan ekstrem di daerah,” ujar Duroni, Jumat (14/11/2025).
Duroni menjelaskan, program ini merupakan bentuk komitmen Pemkab Madina dalam memperluas akses pendidikan bagi keluarga kurang mampu.
“Kami memastikan seluruh proses berjalan transparan dan sesuai aturan. Mahasiswa dari keluarga miskin ekstrem menjadi prioritas, karena pendidikan adalah salah satu pintu untuk meningkatkan taraf hidup. Semoga bantuan ini dapat mendorong mahasiswa untuk terus berprestasi,” ungkapnya.
Duroni menambahkan, masing-masing mahasiswa menerima bantuan sebesar Rp5 juta, yang ditransfer langsung ke rekening penerima tanpa potongan apapun.
Melalui penyaluran beasiswa ini, Pemkab Madina berharap mahasiswa dapat lebih fokus menyelesaikan pendidikan, meningkatkan peluang kerja pada masa depan, serta berkontribusi pada peningkatan kesejahteraan keluarga.
Reporter: Fadli Mustafid





Discussion about this post