• Media Kit
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Kamis, Juni 25, 2026
  • Login
Start News
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
No Result
View All Result

Saipullah Boyong Sejumlah Pejabat Belajar Tingkatkan Produksi Sawit ke H. Suyono

by Redaksi
Senin, 28 Juli 2025
0 0
0
Saipullah Boyong Sejumlah Pejabat Belajar Tingkatkan Produksi Sawit ke H. Suyono

FOTO: ISTIMEWA.

ADVERTISEMENT

Labuhanbatu, StartNews Bupati Mandailing Natal (Madina) H. Saipullah Nasution memboyong sejumlah pejabat untuk belajar meningkatkan produksi kebun sawit kepada H. Suyono, pemilik PT Basimbah Tani Syahdilata di Rantau Prapat, Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara, selama dua hari, Sabtu-Minggu (26-27 Juli 2025).

Lawatan ini bertujuan melihat secara langsung dampak inovasi H. Suyono yang berhasil meningkatkan hasil panen sampai hampir tiga kali lipat dengan mengandalkan pupuk organik. Pantauan di lokasi, Saipullah dan rombongan mengecek empat hamparan kebun dan pusat produksi pupuk tersebut.

Dalam lawatan ini, Saipullah membawa Pj. Sekda M. Sahnan Pasaribu, Ketua TP PKK Madina Ny. Yupri Astuti Saipullah, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Ahmad Meinul Lubis, Kepala Dinas Pertanian Taufik Zulhandra Ritonga, Kepala Badan Pendapatan Daerah Ahmad Yasir Lubis, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Azhar Paras Muda Hasibuan, Sekretaris Dewan Afrizal, Kepala Dinas PMD Irsal Pariadi, dan Kepala Dinas PMPTSP Akhmad Faisal.

Saipullah sengaja membawa rombongan berkunjung ke Rantau Prapat untuk bertemu H. Suyono, pengusaha sawit yang telah lama dikenal bupati sebagai peneliti alamiah dan pekebun sawit yang berhasil menciptakan pupuk organik.

“Ini adalah program yang sengaja saya inisiasi membawa sekda dan beberapa kepala OPD melakukan studi banding sekaligus rencana kegiatan untuk berkebun sawit di Madina,” kata dia usai meninjau hamparan kebun keempat pada Minggu (27/7/2025).

Saipullah menerangkan, pemilihan kunjungan ke tempat H. Suyono karena teknologi yang digunakan ramah lingkungan dan hasilnya terbukti. “Pengalaman teman-teman yang punya sawit ini sesuatu yang tidak mungkin, tapi Pak Yono membalik semua teori itu,” katanya.

Saipullah mengaku sudah melihat secara langsung bibit yang dikembangkan Suyono telah berbuah pada umur satu tahun empat bulan. Buah yang dihasilkan pun langsung bisa dijual atau tidak terlebih dahulu berbuah pasir.

Saipullah mengungkapkan pertemuan ini juga bagian dari persiapan Pemkab Madina menyambut program pemerintah pusat berupa penanaman sawit sebanyak 2,5 juta hektare. “Kami menangkap wacana ini sebagai peluang, kami nanti akan memanggil para camat untuk konsolidasi bagaimana nanti mengganti kebun karet menjadi kebun sawit,” katanya.

Bupati menjelaskan, satu hal yang menarik perhatian adalah jarak tanam 5×6 meter. Dengan begitu, luasan tanah yang sama dengan pola tanam umum bisa berbanding satu banding tiga, tetapi dengan hasil yang lebih banyak juga.

Bupati optimistis pupuk yang diolah Suyono bisa diterapkan di Bumi Gordang Sambilan. Sebab, bahan-bahan pokok pembuatan pupuk tersebut banyak tersebar di Madina.

Dia pun optimistis saat program ini berjalan akan terjadi peningkatan ekonomi yang signifikan bagi petani sawit dan berimplikasi pada tercapainya target pertumbuhan ekonomi delapan persen pada 2030.

Sementara Suyono menceritakan inovasi ini muncul saat melihat petani saawit kewalahan membeli pupuk kimia yang harganya tinggi. Pola tanam 5×6, kata dia, digunakan karena petani itu punya lahan terbatas.

“Kalau dibuatlah pola 5×6 bisa muncul dia 330 batang per hektare, ini, kan, membantu petani kecil, ya,” sebut dia.

Suyono menjelaskan pupuk organik ini dia ciptakan pada 2004, tapi baru mendapat izin tahun 2008. “Mengurus izin ini, kan, lama, dua tahun izin-izinnya, dua tahun juga pengujian,” sebut ayah empat anak ini.

Selain bagi petani di Labuhanbatu, pupuk milik Yono ini juga sudah dikirim ke beberapa perusahaan dan petani sawit di Pekanbaru, Kalimantan, Aceh, sampai Nias.

Suyono mengaku senang dengan kunjungan Bupati Saipullah ke tempatnya. Sebab, ini bukti niat bupati membantu meningkatkan taraf ekonomi masyarakat. “Apalagi nanti kalau teman-teman di Madina sudah ikut pola yang kami pakai,” lanjut dia.

Suyono optimistis perlakuan yang sama di Madina akan memperoleh hasil lebih baik karena kontur tanah yang lebih subur daripada di Labuhanbatu.

Ahmad Yasir Lubis, kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Madina yang juga memiliki kebun sawit mengaku sistem yang digunakan Suyono tidak biasa dipakai dalam perkebunan.

“Tapi, saya melihat ada inovasi baru yang bisa menjadi solusi dari permasalahan yang dihadapi petani sawit, termasuk menekankan biaya produksi yang selama ini cukup tinggi,” kata dia.

Yasir juga melihat pola tanam 5×6 dapat melipatgandakan hasil produksi. “Dengan tanah satu hektare biasanya hanya 130-140 batang, itu pun sudah sampai itu ke batas-batas tanah kita,” ujar dia.

Yasir berkeyakinan penggunaan pola tanam yang sama akan meningkatkan pendapatan petani sawit di Madina. “Saya terkejut ternyata ada satu penyakit yang jadi momok bagi petani sawit, namanya ganoderma, itu bisa diatasi dengan memakai pupuk organik ini,” tambah dia.

Sekadar informasi, pupuk yang dikembangkan Suyono ini tidak hanya dipakai untuk sawit, tapi juga untuk tumbuhan lain seperti kako, padi, dan cabai.

Reporter: Rls

Tags: H. SuyonoPejabatProduksi SawitSaipullah
ShareTweet
Next Post
DPC IKANAS Labuhanbatu Culik Bupati Madina Saat Kunjungan Kerja

DPC IKANAS Labuhanbatu Culik Bupati Madina Saat Kunjungan Kerja

Discussion about this post

Recommended

Wabup Madina Resmikan Layanan Cuci Darah dan CT-Scan di RSUD Panyabungan

Wabup Madina Resmikan Layanan Cuci Darah dan CT-Scan di RSUD Panyabungan

5 tahun ago
Gerakan Nasional Intervensi Serentak Penurunan Stunting di Desa Gunungtua Julu

Gerakan Nasional Intervensi Serentak Penurunan Stunting di Desa Gunungtua Julu

2 tahun ago

Popular News

  • Batal Kuliah Kedokteran di China, Santri Ini Malah Dapat Beasiswa di Amerika

    Batal Kuliah Kedokteran di China, Santri Ini Malah Dapat Beasiswa di Amerika

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Baksos Bakal Warnai HUT ke-5 Komunitas Pecinta Toyota Fortuner Sumut

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tengok Beragam Peristiwa Alam di Madina Hari Ini

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • BPOM Ungkap Takjil Berbahaya di Indonesia, Kenali Jenis Makanannya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ban Pecah di Tol Jakarta-Merak, Truk Padi Terguling, Sopir Patah Tulang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Contact
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

© 2026

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

error: Copyright Start News Group
No Result
View All Result
  • Home
  • Madina
  • Sumut
  • Newsline
  • Nasional
  • Newsline
  • Kabar Desa
  • Opini
  • Figur
  • Komunitas

© 2026