• Media Kit
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Senin, Juni 22, 2026
  • Login
Start News
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
No Result
View All Result

Fatoni Beberkan Kendala Memaksimalkan Pertanian di Sumut

by Redaksi
Rabu, 22 Januari 2025
0 0
0
Fatoni Beberkan Kendala Memaksimalkan Pertanian di Sumut

FOTO: DISKOMINFO SUMUT.

ADVERTISEMENT

Medan, StartNews Penjabat (Pj) Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Agus Fatoni membeberkan sejumlah kendala yang dihadapi provinsi ini untuk memaksimalkan pertanian. Meski demikian, dia optimistis upaya optimalisasi pertanian di Sumut dapat terwujud melalui kolaborasi pemerintah pusat dan daerah.

Fatoni mengungkapkan hal itu pada Rapat Koordinasi (Rakor) Bidang Pangan Provinsi Sumut bersama Kementerian Koordinator Bidang Pangan dan Kementerian/Lembaga Bidang lainnya yang dipimpin Menko Bidang Pangan Zulkifli Hasan di Aula Tengku Rizal Nurdin, Medan, Sumut, Selasa (21/1/2025).

Fatoni menjelaskan, saat ini Sumut menghadapi beberapa kendala guna memaksimalkan pertanian, antara lain distribusi pupuk, kurangnya jumlah penyuluh pertanian, dan yang cukup penting yaitu irigasi. Menurut dia, Indeks Kinerja Sistem Irigasi (IKSI) masih perlu perbaikan signifikan.

Terkait distribusi pupuk, beberapa kendala yang dihadapi petani, di antaranya masalah keuangan petani, waktu sampainya ke petani tidak tepat, petani kesulitan saat menggunakan sistem digital dan administrasi.

Terkait penyuluh, saat ini Sumut masih kekurangan penyuluh sebanyak 3.142 orang (mengacu pada Undang-undang Nomor 19 Tahun 2013 tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Petani).

Penyelesaian kendala-kendala ini perlu kolaborasi dan kerja sama yang kuat antara pemerintah pusat dan daerah hingga ke perangkat desa, misalnya irigasi ada sistem irigasi, ada irigasi kewenangan pusat, provinsi dan daerah, begitu juga terkait distribusi pupuk, ucap Fatoni.

Sumut memiliki target tanam padi pada tahun 2025 seluas 1.465.944 hektare, tanaman reguler seluas 814.638 hektare, dan lahan kering juga kegiatan optimasi lahan (Oplah) 651.306 hektare.

Tak hanya itu, saat ini Sumut juga membutuhkan benih unggul bersertifikat dan penguatan kelembagaan penangkar dan lantai jemur. Kebutuhan benih sebanyak 20.365,9 ton untuk tanam reguler dan 16.282,6 ton tanam lahan kering dan oplah.

Kita cukup bersyukur karena hasil pertanian kita untuk bahan pangan baik, padi, jagung, bawang merah, cabai merah, cabai rawit sering surplus, dan saat surplus yang kita butuhkan hasil tani tersebut masih bisa terserap, sehingga tidak merugikan petani, kata Fatoni.

Pada kesempatan yang sama, Menko Bidang Pangan Zulkifli Hasan memastikan permasalahan irigasi akan selesai tahun depan secara keseluruhan dan tahun ini beberapa irigasi akan selesai direvitalisasi pada Oktober. Sedangkan untuk kendala lainnya seperti pupuk dan benih dilakukan sesegera mungkin.

Tahun ini September, Oktober mungkin sudah selesai beberapa permasalah irigasi kita, karena kita juga mengerjakan di 8 provinsi penghasil pangan Indonesia. Kalau untuk distribusi pupuk, Kementan sudah memangkas rantai distribusinya, jadi langsung ke pengecer atau ke petani, benih saya rasa itu bisa kita atasi, kata Menko.

 

Rakor ini dihadiri langsung oleh Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto, Menteri Perdagangan Budi Santoso, Wamendagri Bima Arya, Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo dan Kementerian terkait lainnya.

Hadir juga Kapolda Sumut Irjen Pol. Whisnu Hermawan Februanto, Pangdam I/BB Mayjen TNI Rio Ferdianto. Hadir juga Pj. Sekdaprov Sumut M. Armand Effendy Pohan, seluruh kepala daerah se-Sumut dan unsur Fokopimda.

Reporter: Rls

Tags: FatoniKendalaPertanianSumut
ShareTweet
Next Post
Masridawati Ritonga Rela Hibahkan Tanah Demi Penegerian Madrasah di Sidimpuan

Masridawati Ritonga Rela Hibahkan Tanah Demi Penegerian Madrasah di Sidimpuan

Discussion about this post

Recommended

Ngamuk, Emak-emak Bongkar 12 Warung Remang-remang di Desa Simirik

Ngamuk, Emak-emak Bongkar 12 Warung Remang-remang di Desa Simirik

3 tahun ago
KPK Gandeng Diskominfo Sumut untuk Diseminasi Isu Antikorupsi

KPK Gandeng Diskominfo Sumut untuk Diseminasi Isu Antikorupsi

3 tahun ago

Popular News

  • Batal Kuliah Kedokteran di China, Santri Ini Malah Dapat Beasiswa di Amerika

    Batal Kuliah Kedokteran di China, Santri Ini Malah Dapat Beasiswa di Amerika

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Baksos Bakal Warnai HUT ke-5 Komunitas Pecinta Toyota Fortuner Sumut

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Isak Tangis Istri dan Pesan Terakhir Muhammad Solih dari Lubang Tambang Emas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Akun TikTok Wak Labu Bongkar Dugaan Pemerasan Kades di Siabu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kejagung Tangkap Tiga Mantan Petinggi BGN, Satu Sempat Buron ke Jawa Barat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Contact
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

© 2026

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

error: Copyright Start News Group
No Result
View All Result
  • Home
  • Madina
  • Sumut
  • Newsline
  • Nasional
  • Newsline
  • Kabar Desa
  • Opini
  • Figur
  • Komunitas

© 2026