• Media Kit
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Kamis, Mei 7, 2026
  • Login
Start News
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
No Result
View All Result

Ngeri..! Harimau Cakar Penderes Karet di Tambangan, Begini Kisah Lengkapnya

by Redaksi
Senin, 18 September 2023
0 0
0
Ngeri..! Harimau Cakar Penderes Karet di Tambangan, Begini Kisah Lengkapnya

Gerbang Desa Padang Sanggar (kiri) dan Efori Batee (kanan). (FOTO: STARTNEWS/LOKOT HUSDA LUBIS)

ADVERTISEMENT

Tambangan, StartNews Peristiwa mengerikan terjadi di Kecamatan Tambangan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Minggu (17/9/2023) kemarin. Seorang penderes dicakar harimau saat menderes karet di Tor Barangan, Kecamatan Tambangan. Beruntung penderes bernama Efori Batee itu selamat dari terkaman binang buas yang dilindungi itu.

Konflik binatang buas dengan manusia itu bermula ketika Efori Batee, warga Gunungtua Lumban Pasir yang berdomisili di Padang Sanggar, Kecamatan Tambangan, seperti biasa pergi ke kebun di Tor Barangan yang berjarak 3 kilometer dari Desa Padang Sanggar.

Sekitar pukul 09.00 WIB, tiba-tiba bahu belakangnya di cakar harimau. Kontan saja Efori Batee terkejut dan membalikkan badan sambil bertatapan dengan harimau. Efori beruntung. Cakaran harimau itu tidak melukai bahunya, karena dia mengenakan dua lapis baju kerja.

Melihat harimau di depan matanya, Efori Batee langsung berlindung di belakang pohon karet yang dia deres. Sedangkan harimau itu terus berusaha menyerangnya hingga tiga kali. Tak lama kemudian, Efori Batee secara perlahan mundur dari hadapan harimau. Saat bersamaan harimau yang hendak menerkam itu juga menghilang.

Setelah melihat situasi aman, Efori Batee berlari sambil memanggil warga yang berkebun di sebelah kebunnya.

Saat StartNews menemui di rumahnya di Padang Sanggar, Efori Batee masih trauma. Wajahnya masih menyiratkan rasa ketakutan. Sambil bercerita, Efori Batee memperkirakan harimau yang mencakar bagian belakang tubuhnya seberatnya 70 sampai 80 kilogram.

Sebenarnya, Efori Batee sudah melihat keberadaan harimau yang beratnya diperkirakan mencapai 200 hingga 250 kilogram di kawasan itu dua hari sebelumnya.

Kepala Desa Padang SanggarAhmad Yen membenarkan peristiwa yang hampir menewaskan Efori Batee itu. Dia juga membenarkan kondisi Efori Batee tidak mengalami luka. Namun, akibat munculnya harimau itu, pihaknya menyuruh pulang warga yang sedang beraktivitas di kebun.

Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, semua warga yang berfaktivtas di kebun hari itu kami suruh pulang. Kami mengimbau agar warga jangan dulu beraktivitas di kebun satu sampai dua hari kedepan sambil menunggu kepastian dari pihak terkait, katanya.

Dia juga meminta meminta warga meningkatkan kewaspadaan, menyusul adanya harimau yang sudah mencakar warga.

Sementara Camat Tambangan Muslih Lubis juga membenarkan peristiwa seorang penderes di Desa Padang Sanggar dicakar harimau Sumatera. Dia mengatakan pihaknya sedang berkoodinasi dengan instansi terkait seperti Polsek dan Koramil 14 Kotanopan, TNBG serta BKSDA Padangsidimpuan untuk mengatasi konflik binatang buas dengan manusia itu.

Untuk memastikan kejadian yang sebenarnya, aparat Polsek dan Koramil 14 Kotanopan sudah turun ke lokasi kejadi. Sedangkan pihak TNBG dan BKSDA dikabarkan akan segera mendatangi lokasi harimau mencakar penderes karet itu.

Reporter: Lokot Husda Lubis

Tags: BKSDAHarimau SumateraNgeriPenderes KaretTambanganTNBG
ShareTweet
Next Post
Pj Gubernur Sumut Sebut Persiapan PON 2024 Sudah On The Track

Pj Gubernur Sumut Sebut Persiapan PON 2024 Sudah On The Track

Discussion about this post

Recommended

Fastival Nasyid Meriahkan HUT ke-24 Kabupaten Madina

Fastival Nasyid Meriahkan HUT ke-24 Kabupaten Madina

3 tahun ago
SMK Namira Juarai Lomba Video Pendek dan Broadcasting Versi STAIN Madina

SMK Namira Juarai Lomba Video Pendek dan Broadcasting Versi STAIN Madina

3 tahun ago

Popular News

  • Percikan Api Diduga Pemicu Tabrakan Maut Bus ALS Vs Truk Tangki di Muratara, 16 Orang Tewas

    Update Nama-nama Korban Tabrakan Maut Bus ALS Vs Truk Tangki di Muratara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Batal Kuliah Kedokteran di China, Santri Ini Malah Dapat Beasiswa di Amerika

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kisah Maryam Damim, Tukang Gubah Masjid dan Gonjong Naik Haji

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Percikan Api Diduga Pemicu Tabrakan Maut Bus ALS Vs Truk Tangki di Muratara, 16 Orang Tewas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dua Penambang Tewas di Tor Sihayo, Kades Bantah Terlibat Evakuasi Jenazah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Contact
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Call us: +1 234 JEG THEME

© 2025

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

error: Copyright Start News Group
No Result
View All Result
  • Home
  • Madina
  • Sumut
  • Newsline
  • Nasional
  • Newsline
  • Kabar Desa
  • Opini
  • Figur
  • Komunitas

© 2025