• Media Kit
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Selasa, Agustus 18, 2026
  • Login
Start News
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Ikuti saluran StartNews.co.id di WhatsApp

Atika Tekankan Tiga Poin Ini untuk Turunkan Angka Stunting di Madina

by Redaksi
Jumat, 26 Mei 2023
0 0
0
Atika Tekankan Tiga Poin Ini untuk Turunkan Angka Stunting di Madina

Wakil Bupati Madina Atika Azmi Utammi Nasution. (FOTO: STARTNEWS/IRP)

ADVERTISEMENT

Panyabungan, StartNews Wakil Bupati Mandailing Natal (Madina) Atika Azmi Urammi Nasution menekankan tiga poin untuk menurunkan angka stunting di Kabupaten Madina saat pertemuan rembuk stunting di Aula Ladang Sari, Kecamatan Panyabungan, Madina, Jumat (26/5/2023).

Pertama, Atika meminta intervensi diri yang penting pada masa kehamilan atau sebelumnya. Kedua, pendekatan multisektor, dan terakhir pendekatan kepada keluarga berisiko stunting.

Dengan menetapkan target yang jelas pada tingkat nasional maupun regional, kata Atika, penggunaan anggaran secara result-based, penetapan wilayah implementasi program, survei terhadap stunting setiap tahunnya, dan pengawasan yang dilakukan oleh masyarakat penurunan stunting akan lebih cepat.

“Kami mohon tiga poin itu disimak. Ini kedengaran hanya tiga, tapi pekerjaannya banyak dan cukup rumit. Kami harap kerja sama yang baik, insya Allah akan dapat hasil yang baik,” kata Atika.

Saat ini, menurut dia, stunting di Madina kembali naik pada angka 34,2 persen menjadi posisi ketiga terbawah se-Sumut.

Kenaikan tersebut, kata Atika, akan terus ditekan hingga akhir tahun menjadi 20 persen dan 14 persen pada tahun 2024. “Jangan sampai ini jadi penghambat untuk kita menjadi Indonesia Emas,” tegas Atika.

Menanggapi naiknya angka stunting di Madina hingga menempatkan kabupaten ini ke peringkat ketiga terbawah, Atika meminta seluruh OPD terkait serius menangani hal ini.

Menurut dia, lokus stunting bukan hanya berdasarkan kurangnya gizi pada bayi. Namun, sanitasi yang tidak layak pun menjadi indikator Madina kembali pada posisi bontot.

Rembuk stunting, kata Atika, merupakan langkah penting yang harus dilakukan pemerintah kabupaten untuk memastikan terjadinya integrasi pelaksanaan intervensi penurunan stunting secara bersama-sama antara perangkat daerah penanggung jawab pelayanan dengan sektor/lembaga non-pemerintah dan masyarakat.

“Insya Allah, langkah-langkahnya sudah kita lakukan. Hari ini juga untuk menyamakan persepsi. Jadi, semua langkah percepatan penurunan ada petunjuknya berdasarkan dasar hukum yang jelas, sehingga kita tidak ada keraguan untuk menurunkan angka stunting,” katanya.

Atika juga mengingatkan pada tahun 2022, Pemkab Madina belum berhasil menjalankan program Bapak Asuh Anak Stunting (BAAS).

Program BAAS, kata Atika, sebagai upaya mengeliminasi kasus stunting sebagai gerakan gotong-royong dari seluruh elemen bangsa dalam mempercepat penurunan stunting dan menyasar langsung keluarga yang mempunyai anak berisiko stunting.

“Tahun lalu, poin ketiga itu menyasar langsung pada keluarga berisiko stunting. Ada yang belum tercapai, yaitu BASS, bapak atau bunda asuh stunting,” kata Atika.

Sementra Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (BPPKB) Madina Elvi Maharani mengatakan DPPKB bekerja sama dengan 17 OPD terkait untuk menekan angka stunting.

Menurut Elvi, sudah disusun buku pedoman sebagai panduan bagi kabupaten/kota dalam melaksanakan 8 aksi integrasi yang akan memperkuat efektivitas intervensi penurunan stunting, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, pemantauan dan evaluasi.

Reporter: IRP

Tags: Angka StuntingAtika Azmi UtammimadinaWabup Madina
ShareTweet
Next Post
Kampanye Berantas Narkoba di Madina Bergaung dari Masjid Agung

Kampanye Berantas Narkoba di Madina Bergaung dari Masjid Agung

Discussion about this post

Recommended

BNNK Madina Gagalkan Pengiriman 22 Kilogram Ganja Kering ke Padangbolak

BNNK Madina Gagalkan Pengiriman 22 Kilogram Ganja Kering ke Padangbolak

4 tahun ago
STAIN Madina Gelar Webinar Penyesuaian Kurikulum KPI

STAIN Madina Gelar Webinar Penyesuaian Kurikulum KPI

5 tahun ago

Popular News

  • Praktisi Hukum Desak Kejaksaan Usut Aktor Utama Dugaan Korupsi Smart Village

    Praktisi Hukum Desak Kejaksaan Usut Aktor Utama Dugaan Korupsi Smart Village

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Baksos Bakal Warnai HUT ke-5 Komunitas Pecinta Toyota Fortuner Sumut

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Batal Kuliah Kedokteran di China, Santri Ini Malah Dapat Beasiswa di Amerika

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bupati Tapsel Dorong Transformasi Mustahik Jadi Muzakki

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 4.843 Warga Tapanuli Tengah Masih Mengungsi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Contact
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

© 2026

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

error: Copyright Start News Group
No Result
View All Result
  • Home
  • Madina
  • Sumut
  • Newsline
  • Nasional
  • Newsline
  • Kabar Desa
  • Opini
  • Figur
  • Komunitas

© 2026