Panyabungan, StartNews Bupati Mandailing Natal (Madina) HM Jafar Sukhairi Nasution menyesalkan adanya oknum tenaga honorer yang ditangkap Satuan Reserse Narkoba Polres Madina, karena terlibat peredaran narkoba.
Sukhairi menegaskan tidak segan mengambil tindakan tegas kepada semua pegawai berstatus ASN (aparatur sipil negara) maupun pegawai honorer.
Tidak ada ampunan bagi semua pegawai yang terlibat narkoba. Kita mendukung penegak hukum memproses dengan hukuman setimpal atas perbuatannya. Kita sangat menyayangkan pegawai yang terlibat narkoba. Saya mendukung pegawai dilakukan tes urine di semua instansi, kata Sukhairi kepada wartawan, Senin (24/10/2022).
Kepada pimpinan organisasi perangkat daerah atau instansi di lingkungan Pemkab Madina, Sukhairi meminta supaya benar-benar mengawasi semua pegawai di kantor masing-masing. Saya minta semua pimpinan OPD supaya memperhatikan semua staf di kantornya, berikan bimbingan dan pengarahan dengan baik. Ini pelajaran bagi kita semua, semoga tidak kecolongan lagi dan tidak ada pegawai yang terlibat peredaran gelap dan penyalahgunaan narkotika, pesannya.
Bupati juga meminta peran aktif semua wartawan agar mengawasi kinerja pemerintahan demi terwujudnya good and clean governance. Saya berterima kasih kepada rekan-rekan wartawan yang memberikan kritikan positif bagi perjalanan birokrasi kita. Tanpa kritikan maka program pemerintah daerah tidak akan berjalan baik, termasuk mengkritik kinerja para pegawai.
Sukhairi mengaku sama sekali tidak merasa keberatan atas kritikan terhadap tubuh pemerintah daerah selagi kritikan tersebut mengandung unsur positif yang membangun yang dilakukan oleh insan pers.
Reporter: Rls





Discussion about this post