• Media Kit
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Selasa, September 22, 2026
  • Login
Start News
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Ikuti saluran StartNews.co.id di WhatsApp

Di Bawah Nasional, Inflasi Sumut 5,66 Persen

by Saparuddin Siregar
Rabu, 2 November 2022
0 0
0
Gubsu Bantu Genjot Produksi Jagung Madina

Gubernur Sumut Edy Rahmyadi didampingi Wakil Bupati Madina Atika Azmi Utammi Nasution saat panen jagung di Desa Beringin Jaya, Kecamatan Panyabungan Utara, Kabupaten Madina, Rabu (12/10/2022). (FOTO: DISKOMINFO MADINA)

ADVERTISEMENT

Medan, StartNews Angka inflasi Sumatera Utara (Sumut) per Oktober 2022 pada posisi 5,66 persen atau berada di bawah rata-rata nasional 6,71 persen. Angka ini turun 0,51 persen atau deflasi dari periode September 2022.

Penurunan angka inflasi itu diperkirakan karena dorongan program operasi pasar (pasar murah) dan ketahanan pangan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut. Untuk itu, Gubernur Sumut Edy Rahmayadi berpesan agar program ketahanan pangan yang sudah berjalan tetap dijaga.

Imbauan Bapak Gubernur kepada seluruh masyarakat untuk bisa mengendalikan inflasi melalui program pasar murah (operasi pasar), termasuk membagikan bibit untuk beberapa komoditas tanaman pangan. Ini salah satu yang memengaruhi kondisi inflasi, sehingga kita bisa deflasi pada bulan ini, kata Kepala Biro Perekonomian Setdaprov Sumut Naslindo Sirait, Selasa (1/11/2022).

Menurut dia, tingkat inflasi tahunan di Sumut sudah turun. Sebelumnya berada di atas nasional, kini posisinya di bawah angka rata-rata secara keseluruhan. Dari bulan September lalu, kita itu sudah menunjukkan kinerja yang baik dalam rangka mengendalikan inflasi, ujarnya.

Terkait pengaruh inflasi sendiri, kata dia, harga bahan bakar minyak (BBM) masih menjadi penyebabnya, termasuk kurangnya pasokan ikan akibat nelayan tak melaut karena cuaca buruk serta bawang merah.

Sedangkan penyumbang deflasi di Sumut, menurut dia, ada beberapa faktor seperti mekanisme pasar untuk minyak goreng yang sempat mengalami kenaikan harga akibat kelangkaan. Termasuk cabai merah, cabai rawit, dan tomat yang saat ini masa panen besar. Sehingga, pasokan cukup banyak di pasaran dan harga turun.

Terkait penurunan harga sejumlah komoditas tersebut, menurut dia, Gubernur Edy Rahmayadi sudah mencanangkan program seperti mengatur pola tanam menggunakan aplikasi khusus. Juga merancang kontrak dengan petani agar harga stabil, baik saat paceklik maupun panen raya.

Pemprov Sumut juga sudah menjajaki kerja sama antardaerah (provinsi) yang defisit sepeti Riau, Babel, Kepri yang memungkinkan kita nanti mengerahkan komoditas kita untuk bisa diserap di sana. Ini sedang kita lakukan, sebutnya.

Namun,kata Naslindo, masih ada tantangan untuk November dan Desember 2022. Terlebih menjelang momentum hari besar keagamaan, Natal dan Tahun Baru. Sebab, biasanya konsumsi meningkat, banyaknya masyarakat yang berlibur ke tempat wisata atau mudik menggunakan tiket pesawat yang kemungkinan harganya naik.

Tentu kami akan terus berkoordinasi dengan seluruh kabupaten/kota untuk bisa menjaga dari sisi ekonomi, khususnya ketersediaan bahan pokok ini menjelang akhir tahun bisa cukup, jelasnya.

Dengan begitu, kata Naslindo, seperti pesan Gubernur Sumut Edy Rahmayadi, inflasi harus terkendali. Setidaknya berada di bawah rata-rata nasional, mengingat faktor daya beli masyarakat, khsusnya berpenghasilan rendah terhadap sejumlah kebutuhan pokok.

Bapak Gubernur selalu dalam rapat pengendalin inflasi mengarahkan agar ketahanan pangan itu bisa kita wujudkan dengan memberikan berbagai program di sektor pertanian, juga mendorong sektor riil melalui pembiayaan KUR, katanya.

Pemprov Sumut juga menerjemahkan upaya pengendalian inflasi melalui dinas terkait bersama pemerintah kabupaten kota serta seluruh pemangku kepentingan seperti Bulog, OJK, dan BI yang juga berperan penting.

Reporter: Rls

Tags: Edy RahmayadiInflasiNasionalSumut
ShareTweet
Next Post
Kapolda Sumut Perintahkan Petugas Kantor Samsat Medan Tak Persulit Masyarakat

Kapolda Sumut Perintahkan Petugas Kantor Samsat Medan Tak Persulit Masyarakat

Discussion about this post

Recommended

Ada Nama Saipullah-Atika dalam Daftar 25 Bupati Terpilih yang Berpeluang Dilantik Maret 2025

Ada Nama Saipullah-Atika dalam Daftar 25 Bupati Terpilih yang Berpeluang Dilantik Maret 2025

2 tahun ago
Densus 88  Tangkap Seorang Terduga Teroris di Deli Serdang

Densus 88 Tangkap Seorang Terduga Teroris di Deli Serdang

5 tahun ago

Popular News

  • Berpapasan Jarak 20 Meter dengan Harimau, TNBG Amankan Warga dan Satwa

    Berpapasan Jarak 20 Meter dengan Harimau, TNBG Amankan Warga dan Satwa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kejagung Usut Dugaan Pelanggaran Disiplin Jaksa dalam Penanganan Korupsi Smart Village Madina

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Batal Kuliah Kedokteran di China, Santri Ini Malah Dapat Beasiswa di Amerika

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Baksos Bakal Warnai HUT ke-5 Komunitas Pecinta Toyota Fortuner Sumut

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bupati Tapsel Lantik 38 Kepala Sekolah, Ini Daftarnya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Contact
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

© 2026

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

error: Copyright Start News Group
No Result
View All Result
  • Home
  • Madina
  • Sumut
  • Newsline
  • Nasional
  • Newsline
  • Kabar Desa
  • Opini
  • Figur
  • Komunitas

© 2026