• Media Kit
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Kamis, Maret 12, 2026
  • Login
Start News
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
No Result
View All Result

Petugas RSUD Panyabungan Jemput Raihan untuk Berobat Intensif

by Redaksi
Senin, 26 September 2022
0 0
0
Petugas RSUD Panyabungan Jemput Raihan untuk Berobat Intensif
ADVERTISEMENT

Panyabungan, StartNews Petugas medis dari RSUD Panyabungan menjemput Muhammad Raihan Lubis, bocah berumur 9 tahun yang diduga menderita penyakit autoimun, untuk mendapat pengobatan intensif.

Putra dari pasangan Gustina Siregar (36) dan Sabaruddin Lubis (47), warga Desa Kampung Padang, Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Madina, ini tiba di RSUD Panyabungan, Senin (26/9/2022) pukul 09.30 WIB.

Kepada wartawan, Gustina menagatakan penyakit yang diduga autoimun ini dialami anaknya sejak berusia 4 hari. Usaha yang mereka tempuh untuk pengobatan anaknya belum maksimal akibat keterbatasan biaya berobat.

Gustina mengatakan sang kakak dari Raihan juga mengalami penyakit yang sama. Namun, saat usia 4,5 bulan telah meninggal dunia. Pada saat mengandung dua anaknya tersebut, perempuan lima orang anak ini mengaku badannya terasa panas. Lain dengan tiga anak lainnya yang lahir normal hingga sekarang.

Gustina mengucapkan terima kasih kepada pemerintah daerah yang telah peduli pada nasib putranya itu. Dia berharap pengobatan dilakukan secara maksimal.

“Beberapa kali kami berhenti berobat. Dengan keterbatasan biaya operasional, sempat berhenti,” ungkapnya.

Gustina juga mengaku keluarganya memiliki BPJS Kesehatan.

Direktur RSUD Panyabungan dr. Rusli Pulungan menerangkan, pengobatan Raihan akan ditanggung oleh pemerintah daerah apabila obat yang dibutuhkan tidak ditanggung BPJS.

Terkait penyakit yang dialami oleh Raihan, Rusli mengatakan pihaknya masih mendiagnosis meskipun penyakit tersebut bisa dikatakan autoimun.

Tahap pengobatan sementara, RSUD Panyabungan merawat Raihan sembari berkerja sama dengan dokter anak yang menangani teknis untuk menempuh jalur pengobatan lebih maksimal.

“Secepatnya kita akan beker jasama dengan dokter anak. Jika bisa dilakukan pengiriman sampel pemeriksaan, maka kita akan tempuh jalur itu dengan cara bekerja sama dengan Prodia dan labolatorium yang mumpuni memeriksa ini,” katanya.

Rusli menyebut, apabila hasil sampel yang dikirim sudah keluar dan menghasilkan diagnosa pasti, pihaknya akan melihat apakah pengobatan akan dilanjutkan di RSUD Panyabungan atau dirujuk ke rumah sakit yang bisa menangani penyakit tersebut.

“Kenapa demikian, kalau kita rujuk sekarang, tentunya memakan waktu yang lama. Kalau bisa sampel dikirim, kita tunggu hasilnya saja. Setelah keluar diagnosa, baru kita putuskan mau ditangani bagaimana,” jelasnya.

Menurut pandangannya, penyakit yang diidap Raihan dalam pengobatan akan berlangsung lama. Pihaknya dan Puskesmas setempat akan melakukan pendampingan soal perawatannya di rumah.

Namun, Rusli menyebut penyakit tersebut tidak masuk dalam kategori penyakit menular, tetapi bawaan badan sendiri.

“Tidak usah takut apabila kita berkunjung, ini tidak termasuk penyakit menular,” imbuhnya.

Dokter spesialis telinga, hidung dan tenggorokan ini menjelaskan perhatian pemerintah dalam menangani bidang kesehatan di Madina sudah cukup besar.

Penilaian yang disebutkan Rusli ini terlihat dari beberapa program, di antaranya BPJS KIS yang dibayar oleh pemerintah pusat dan pemerintah daerah.

Ada juga program pemerintah provinsi, yaitu program non-register melalui aplikasi Simanjanone. Penerima bantuan tersebut masuk pada kalangan yang tidak tertampung di BPJS.

Program Baznas juga cukup meringankan beban pasien kurang mampu, meskipun dana keseluruhan tidak ditanggung.

Reporter: Rls

Tags: AutoimunRaihanRSUD Panyabungan
ShareTweet
Next Post
Sukhairi Minta DMI Madina Perhatikan Sanitasi Fasilitas Masjid

Sukhairi Minta DMI Madina Perhatikan Sanitasi Fasilitas Masjid

Discussion about this post

Recommended

Sidimpuan Gelar Turnamen Renang, Atlet dari Madina Ikut Mendaftar

Sidimpuan Gelar Turnamen Renang, Atlet dari Madina Ikut Mendaftar

4 tahun ago
Bahas Peredaran Narkoba, IMA Madina Temui Kapolres

Bahas Peredaran Narkoba, IMA Madina Temui Kapolres

2 tahun ago

Popular News

  • HUT Ke-27 Madina, Bupati Soroti 1.200 Km Jalan Rusak dan Isu Mundurnya 6 Kepala OPD

    HUT Ke-27 Madina, Bupati Soroti 1.200 Km Jalan Rusak dan Isu Mundurnya 6 Kepala OPD

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tambang Emas Ilegal di Perbatasan Tapsel-Madina Beromzet Rp1,5 Miliar per Hari

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Besok Kabupaten Madina Berusia 27 Tahun, Ini Agenda Peringatannya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Warga Desa Sibiobio Laporkan Pembalakan Liar Hutan Kotanopan ke Polres Madina

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kejari Madina Tetapkan Direktur PT ISN Jadi Tersangka Kasus Korupsi Smart Village

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Contact
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

© 2025

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

error: Copyright Start News Group
No Result
View All Result
  • Home
  • Madina
  • Sumut
  • Newsline
  • Nasional
  • Newsline
  • Kabar Desa
  • Opini
  • Figur
  • Komunitas

© 2025