• Media Kit
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Kamis, Agustus 6, 2026
  • Login
Start News
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Ikuti saluran StartNews.co.id di WhatsApp

Petugas RSUD Panyabungan Jemput Raihan untuk Berobat Intensif

by Redaksi
Senin, 26 September 2022
0 0
0
Petugas RSUD Panyabungan Jemput Raihan untuk Berobat Intensif
ADVERTISEMENT

Panyabungan, StartNews Petugas medis dari RSUD Panyabungan menjemput Muhammad Raihan Lubis, bocah berumur 9 tahun yang diduga menderita penyakit autoimun, untuk mendapat pengobatan intensif.

Putra dari pasangan Gustina Siregar (36) dan Sabaruddin Lubis (47), warga Desa Kampung Padang, Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Madina, ini tiba di RSUD Panyabungan, Senin (26/9/2022) pukul 09.30 WIB.

Kepada wartawan, Gustina menagatakan penyakit yang diduga autoimun ini dialami anaknya sejak berusia 4 hari. Usaha yang mereka tempuh untuk pengobatan anaknya belum maksimal akibat keterbatasan biaya berobat.

Gustina mengatakan sang kakak dari Raihan juga mengalami penyakit yang sama. Namun, saat usia 4,5 bulan telah meninggal dunia. Pada saat mengandung dua anaknya tersebut, perempuan lima orang anak ini mengaku badannya terasa panas. Lain dengan tiga anak lainnya yang lahir normal hingga sekarang.

Gustina mengucapkan terima kasih kepada pemerintah daerah yang telah peduli pada nasib putranya itu. Dia berharap pengobatan dilakukan secara maksimal.

“Beberapa kali kami berhenti berobat. Dengan keterbatasan biaya operasional, sempat berhenti,” ungkapnya.

Gustina juga mengaku keluarganya memiliki BPJS Kesehatan.

Direktur RSUD Panyabungan dr. Rusli Pulungan menerangkan, pengobatan Raihan akan ditanggung oleh pemerintah daerah apabila obat yang dibutuhkan tidak ditanggung BPJS.

Terkait penyakit yang dialami oleh Raihan, Rusli mengatakan pihaknya masih mendiagnosis meskipun penyakit tersebut bisa dikatakan autoimun.

Tahap pengobatan sementara, RSUD Panyabungan merawat Raihan sembari berkerja sama dengan dokter anak yang menangani teknis untuk menempuh jalur pengobatan lebih maksimal.

“Secepatnya kita akan beker jasama dengan dokter anak. Jika bisa dilakukan pengiriman sampel pemeriksaan, maka kita akan tempuh jalur itu dengan cara bekerja sama dengan Prodia dan labolatorium yang mumpuni memeriksa ini,” katanya.

Rusli menyebut, apabila hasil sampel yang dikirim sudah keluar dan menghasilkan diagnosa pasti, pihaknya akan melihat apakah pengobatan akan dilanjutkan di RSUD Panyabungan atau dirujuk ke rumah sakit yang bisa menangani penyakit tersebut.

“Kenapa demikian, kalau kita rujuk sekarang, tentunya memakan waktu yang lama. Kalau bisa sampel dikirim, kita tunggu hasilnya saja. Setelah keluar diagnosa, baru kita putuskan mau ditangani bagaimana,” jelasnya.

Menurut pandangannya, penyakit yang diidap Raihan dalam pengobatan akan berlangsung lama. Pihaknya dan Puskesmas setempat akan melakukan pendampingan soal perawatannya di rumah.

Namun, Rusli menyebut penyakit tersebut tidak masuk dalam kategori penyakit menular, tetapi bawaan badan sendiri.

“Tidak usah takut apabila kita berkunjung, ini tidak termasuk penyakit menular,” imbuhnya.

Dokter spesialis telinga, hidung dan tenggorokan ini menjelaskan perhatian pemerintah dalam menangani bidang kesehatan di Madina sudah cukup besar.

Penilaian yang disebutkan Rusli ini terlihat dari beberapa program, di antaranya BPJS KIS yang dibayar oleh pemerintah pusat dan pemerintah daerah.

Ada juga program pemerintah provinsi, yaitu program non-register melalui aplikasi Simanjanone. Penerima bantuan tersebut masuk pada kalangan yang tidak tertampung di BPJS.

Program Baznas juga cukup meringankan beban pasien kurang mampu, meskipun dana keseluruhan tidak ditanggung.

Reporter: Rls

Tags: AutoimunRaihanRSUD Panyabungan
ShareTweet
Next Post
Sukhairi Minta DMI Madina Perhatikan Sanitasi Fasilitas Masjid

Sukhairi Minta DMI Madina Perhatikan Sanitasi Fasilitas Masjid

Discussion about this post

Recommended

Silat Minang Mendunia, Atlet Lubuk Basung Raih Emas Asian Youth Games Bahrain 2025

Silat Minang Mendunia, Atlet Lubuk Basung Raih Emas Asian Youth Games Bahrain 2025

9 bulan ago
MUI Panyabungan Utara Gelar Kajian Zakat Fitrah dan Mustahiq

MUI Panyabungan Utara Gelar Kajian Zakat Fitrah dan Mustahiq

2 tahun ago

Popular News

  • Terbang Perdana Wings Air Rute KNO-JHN, Wabup Madina Jadi Penumpang VIP

    Terbang Perdana Wings Air Rute KNO-JHN, Wabup Madina Jadi Penumpang VIP

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Brigjen Pol. Sonny Irawan Dimutasi dari Jabatan Wakapolda Sumut

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Besok, Water Salute Tandai Penerbangan Perdana Wings Air Kualanamu (KNO) – Madina (JHN)

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lima Kajari di Sumatera Utara Diganti, Ini Daftarnya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kepala BKPSDM Meinul Lubis Ditahan Jaksa, Bupati Madina Angkat Bicara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Contact
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

© 2026

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

error: Copyright Start News Group
No Result
View All Result
  • Home
  • Madina
  • Sumut
  • Newsline
  • Nasional
  • Newsline
  • Kabar Desa
  • Opini
  • Figur
  • Komunitas

© 2026