• Media Kit
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Kamis, September 24, 2026
  • Login
Start News
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Ikuti saluran StartNews.co.id di WhatsApp

Tak Ada Dana Pemeliharaan, Pasar Tradisional di Madina Kumuh dan Semrawut

by Saparuddin Siregar
Rabu, 8 Juni 2022
0 0
0
Tak Ada Dana Pemeliharaan, Pasar Tradisional di Madina Kumuh dan Semrawut

FOTO: STARTNEWS/ERWIN SALEH.

ADVERTISEMENT

Panyabungan, StartNews Para pedagang dan pengunjung sejumlah pasar tradisional di Mandailing Natal (Madina) mengeluhkan kondisi pasar yang jorok, bau, dan semrawut. Kondisi ini terjadi akibat kurangnya penataan dan pemeliharan yang dilakukan instansi terkait yang mengurusi pasar.

Di Kecamatan Panyabungan, misalnya, kondisi pasar yang jorok, bau, dan semrawut terlihat di Pasarbaru dan Pasarlama. Lorong pasar kerap banjir saat hujan karena tidak ada drainase. Air hujan kerap menggenang hingga ke lapak para pedagang.

Sampah juga tampak berserakan akibat kurangnya tempat-tempat pembuangan sampah. Belum lagi akses jalan di pasar yang sempit, sehingga menyebabkan kemacetan. Warga yang hendak berbelanja kesulitan masuk ke lokasi pasar.

Sering macet, karena banyak kereta (sepeda motor) dan becak yang lalu-lalang di pasar ini. Padahal jalannya sempit, yang sepantasnya dilalui pejalan kaki saja, kata Adi, pedagang sayur di Pasarbaru Panyabungan, Selasa (7/6/2022).

Menurut dia, kesemrawutan itu terjadi sejak pasar direlokasi pasca kebakaran beberapa tahun yang lalu. Walaupun pasar tradisional, kata dia, seharusnya kondisinya dibuat nyaman dan aman karena tempat bertemunya pedagang dan pembeli.

Padahal kita (pedagang) setiap hari dipungut retribusi persampahan dan kebersihan. Tapi, nyatanya sampah berserakan, tutur Adi.

Menanggapi keluhan pedagang itu, Kepala Bidang Pasar Dinas Perdagangan Madina Zainan Nasution mengakui kondisi pasar tradisonal di Madina pada umumnya kotor, semrawut, macet, dan tidak nyaman. Bahkan, dia mengakui kondisi tersebut sudah berlangsung bertahun-tahun.

Dalam beberapa tahun belakangan ini, biaya pemeliharaan pasar tidak dianggarkan dalam APBD, kata Zainan.

Padahal, menurut dia, pihaknya selalu mengusulkan biaya pemeliharaan pasar dalam anggaran. Namun, saat pembagian alokasi dana dalam APBD, anggran yang diperoleh Dinas Perdagangan terbatas.

Penggunaan anggaran kita prioritaskan ke biaya operasional, sehingga tidak ada alokasi lagi untuk pemeliharaan pasar, ungkapnya.

Meski demikian, Zainan mengatakan pihaknya sedang mengusulkan pembangunan sejumlah pasar prototype ke Kementerian Perdagangan. Pasar prototype yang dimaksud adalah pasar rakyat yang dibangun pemerintah di lahan tertentu dengan bangunan satu atap yang dikelilingi kios dan di bagian tengahnya terdiri dari los-los pedagang.

Pembangunan pasar prototype yang diajukan itu, di antaranya Pasar Sihepeng, Pasar Nagajuang, Pasar Tabuyung, dan Pasar Singkuang. Anggaran pembangunannya bersumber dari APBN, tuturnya.

Reporter: Erwin Saleh/Fadli Mustafid

Tags: Dana PemeliharaanKumuhmadinaPasar TradisionalSemrawut
ShareTweet
Next Post
IAIN Padangsidempuan akan Beralih Status Jadi UIN

IAIN Padangsidempuan akan Beralih Status Jadi UIN

Discussion about this post

Recommended

Polda Sumsel Tindak 96 Kasus BBM Ilegal dan Amankan 129 Tersangka

Polda Sumsel Tindak 96 Kasus BBM Ilegal dan Amankan 129 Tersangka

2 bulan ago
Pakpak Bharat Bisa Jadi Produsen Jagung Utama di Sumut

Pakpak Bharat Bisa Jadi Produsen Jagung Utama di Sumut

4 tahun ago

Popular News

  • Berpapasan Jarak 20 Meter dengan Harimau, TNBG Amankan Warga dan Satwa

    Berpapasan Jarak 20 Meter dengan Harimau, TNBG Amankan Warga dan Satwa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polri Pangkas Birokrasi SKCK, Bebas Pungli, dan Cetak Mandiri Mulai 2027

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kejagung Usut Dugaan Pelanggaran Disiplin Jaksa dalam Penanganan Korupsi Smart Village Madina

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bupati Tapsel Lantik 38 Kepala Sekolah, Ini Daftarnya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Batal Kuliah Kedokteran di China, Santri Ini Malah Dapat Beasiswa di Amerika

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Contact
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

© 2026

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

error: Copyright Start News Group
No Result
View All Result
  • Home
  • Madina
  • Sumut
  • Newsline
  • Nasional
  • Newsline
  • Kabar Desa
  • Opini
  • Figur
  • Komunitas

© 2026