Panyabungan, StartNews – Keluarga Besar Pengurus Cabqng Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) menggelar silaturahim bersama Bupati Madina HM Jafar Sukhairi Nasution di Kantor Sekretariat PCNU Madina, Desa Parbangunan, Panyabungan, Jumat (26/11/2021).
Temu ramah ini juga dihadiri Kakan Kemenag Madina H. Ahmad Qosbi Nasution, Mustasyar PC NU H. Syafii Siregar, Rois Syuriah KH Bahauddin Nasution, Katib Syuriah Munawwar Kholil Siregar, Ketua DPC PKB Khoiruddin Faslah Siregar, Ketua DPC PPP Irwansyah Lubis, pimpinan Pondok Pesantren, Badan Otonom NU, GP Ansor, Patayat NU, PMII, IPNU, dan IPPNU.
Ketua Tanfidz NU H. Musthafa Bakri Nasution dalam sambutannya mengatakan kegiatan silaturahim ini adalah pertemuan yang penuh berkah dilaksanakan pada hari Jumat dan dihadiri ulama dan umaro di rumah warga Nahdiyin.
Silaturahim ini merupakan pertemuan sesama warga Nahdyin. Sebab, Bupati Madina termasuk Mustasyar PCNU Madina.
Beliau adalah cicit Syekh Abdul Qodir Al Mandily, seorang ulama besar imam besar Masjidil Harom. Beliau juga guru kakek saya, Syekh Musthafa Husein, pendiri NU Sumatera Utara, kata Musthafa Bakri Nasution
Tuan Bakri yang juga Mudir Musthafawiyah mengqtqkan NU saat ini fokus pada dua program penting, yakni konsolidasi organisasi dan penguatan militansi kader.
Konsolidasi organisasi yang dimaksud adalah pembentukan struktur organisasi keseluruh MWC sampai ke tingkat ranting.
Kemudian, kata Bakri, NU Madina dalam waktu dekat akan melaksanakan kaderisasi yang disebut Pendidikan Kader Penggerak NU (PKPNU).
Sementara Bupati Madina HM Jafar Sukhairi Nasution menyambut baik program kerja yang akan dilaksanakan NU. Menurut dia, kegiatan ini bagus demi pengembangan NU sampai ke akar rumput.
Saya siap berdampingan dengan NU, khususnya program yang berkaitan dengan pembinaan keagamaan dan keumatan. Saya sampaikan NU ini adalah bagian dari hidup saya dan NU ini selalu mengiringi setiap langkah hidup saya. Mulai dari kakek ayah saya, Syekh Abdul Qodir Al Mandily adalah pejuang Aswaja di zamannya, bahkan sempat berpindah-pindah tempat karena dicari oleh Wahabi. Jadi, darah NU itu sudah mengalir dalam tubuh saya sejak dari kakeknya ayah saya, papar Sukhairi.
Reporter: Rls





Discussion about this post