• Media Kit
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Jumat, Februari 13, 2026
  • Login
Start News
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
No Result
View All Result

Sempat Dibesuk Bupati Madina, Bayi Penderita Gastroschisis Meninggal Dunia di RS Adam Malik

by Redaksi
Kamis, 2 September 2021
0 0
0
Bupati Madina Besuk Bayi Penderita Penyakit Langka di RSUD Panyabungan
ADVERTISEMENT

Panyabungan, StartNews Bayi penderita penyakit langka, gastroschisis, yang sempat dirawat di RSUD Panyabungan dikabarkan meninggal dunia setelah dirujuk ke RS Adam Malik, Medan. Kemarin (1/9/2021), bayi malang ini sempat dibesuk Bupati Mandailing Natal (Madina) HM Jafar Sukhairi Nasution.

Bayi tersebut mengembuskan napas terakhir setelah dua jam mendapatkan perawatan dokter di RS Adam Malik Medan, Kamis (2/9/2021) dini hari.

“Iya, benar pasiennya (bayi gastroschisis) di Adam Malik, setelah 2 jam di Adam Malik,” kata Direktur RSUD Panyabungan dr. Rusli Pulungan, ketika dihubungi Kamis (2/9/2021).

Saat ini keluarga jenazah bayi malang tersebut masih dalam perjalanan pulang ke kampung halamannya di Desa Batanggadis Jae, Kecamatan Panyabungan Barat, Kabupaten Mandailing Natal.

dr.Rusli menjelaskan bayi penderita gastroschisis dirujuk ke Rumah Sakit Adam Malik Medan untuk mendapatkan perawatan yang memadai pada Rabu (1/9/2021) sekira pukul 12.00 WIB. Rujukan itu sesuai dengan hasil koordinasi tim dokter dengan RS Adam Malik.

Sehari sebelum bayi malang itu meninggal, Bupati Madina Jafar Sukhairi Nasution sempat menjenguknya di RSUD Panyabungan. Dalam kunjungan itu, Sukhairi mengatakan Pemkab Madina akan mengusahakan biaya pengobatan bayi tersebut.

Lantaran fasilitas peralatan yang kurang memadai di RSUD Panyabungan, kemungkinan bayi tersebut akan dirujuk ke rumah sakit di Kota Medan, Sumatera Utara atau Kota Padang, Sumatera Barat.

Untuk menangani bayi tersebut, Sukhairi menginstruksikan Direktur RSUD Panyabungan dan jajaran dokter untuk membentuk tim kecil guna menagani penyakit yang diderita bayi tersebut.

Bayi itu merupakan anak ketiga dari pasangan US (27 tahun) dan AY (31 tahun), warga Batanggadis Jae, Kecamatan Panyabungan Barat, Kabupaten Madina.

Reporter: Hasmar Lubis

Tags: Bayibupati madinaHM Ja’far Sukhairi NasutionMeninggal DuniaPenderita Gastroschisis
ShareTweet
Next Post
Dua Tokoh Pendidikan dari Mandailing Layak Ditetapkan Pahlawan Nasional

Dua Tokoh Pendidikan dari Mandailing Layak Ditetapkan Pahlawan Nasional

Discussion about this post

Recommended

Terbang ke Tanah Suci, Jamaah Haji Kloter 22 Diminta Hilangkan Ego Kedaerahan

Terbang ke Tanah Suci, Jamaah Haji Kloter 22 Diminta Hilangkan Ego Kedaerahan

2 tahun ago
Warga Minta Bupati Madina Evaluasi Kinerja Puskesmas Patiluban Mudik

Kepala Puskesmas Patiluban Mudik Bantah Mempersulit Surat Rujukan

3 tahun ago

Popular News

  • DPC IMA STAIN Madina Demo DPRD Terkait Program MBG

    DPC IMA STAIN Madina Demo DPRD Terkait Program MBG

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pelajar Tewas Usai Tabrak Truk Parkir di Batang Ayumi Julu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dugaan Pungli Jam Mengajar Guru Sertifikasi di SMPN 1 Sayur Matinggi Tapsel

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polres Padangsidimpuan Ringkus Dua Pengedar Ganja yang Dipasok dari Madina

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Bidik Jaya sebagai Tersangka Tragedi Tambang Emas Ilegal di Kotanopan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Contact
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

© 2025

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

error: Copyright Start News Group
No Result
View All Result
  • Home
  • Madina
  • Sumut
  • Newsline
  • Nasional
  • Newsline
  • Kabar Desa
  • Opini
  • Figur
  • Komunitas

© 2025