• Media Kit
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Selasa, Maret 31, 2026
  • Login
Start News
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
No Result
View All Result

Sempat Dibesuk Bupati Madina, Bayi Penderita Gastroschisis Meninggal Dunia di RS Adam Malik

by Redaksi
Kamis, 2 September 2021
0 0
0
Bupati Madina Besuk Bayi Penderita Penyakit Langka di RSUD Panyabungan
ADVERTISEMENT

Panyabungan, StartNews Bayi penderita penyakit langka, gastroschisis, yang sempat dirawat di RSUD Panyabungan dikabarkan meninggal dunia setelah dirujuk ke RS Adam Malik, Medan. Kemarin (1/9/2021), bayi malang ini sempat dibesuk Bupati Mandailing Natal (Madina) HM Jafar Sukhairi Nasution.

Bayi tersebut mengembuskan napas terakhir setelah dua jam mendapatkan perawatan dokter di RS Adam Malik Medan, Kamis (2/9/2021) dini hari.

“Iya, benar pasiennya (bayi gastroschisis) di Adam Malik, setelah 2 jam di Adam Malik,” kata Direktur RSUD Panyabungan dr. Rusli Pulungan, ketika dihubungi Kamis (2/9/2021).

Saat ini keluarga jenazah bayi malang tersebut masih dalam perjalanan pulang ke kampung halamannya di Desa Batanggadis Jae, Kecamatan Panyabungan Barat, Kabupaten Mandailing Natal.

dr.Rusli menjelaskan bayi penderita gastroschisis dirujuk ke Rumah Sakit Adam Malik Medan untuk mendapatkan perawatan yang memadai pada Rabu (1/9/2021) sekira pukul 12.00 WIB. Rujukan itu sesuai dengan hasil koordinasi tim dokter dengan RS Adam Malik.

Sehari sebelum bayi malang itu meninggal, Bupati Madina Jafar Sukhairi Nasution sempat menjenguknya di RSUD Panyabungan. Dalam kunjungan itu, Sukhairi mengatakan Pemkab Madina akan mengusahakan biaya pengobatan bayi tersebut.

Lantaran fasilitas peralatan yang kurang memadai di RSUD Panyabungan, kemungkinan bayi tersebut akan dirujuk ke rumah sakit di Kota Medan, Sumatera Utara atau Kota Padang, Sumatera Barat.

Untuk menangani bayi tersebut, Sukhairi menginstruksikan Direktur RSUD Panyabungan dan jajaran dokter untuk membentuk tim kecil guna menagani penyakit yang diderita bayi tersebut.

Bayi itu merupakan anak ketiga dari pasangan US (27 tahun) dan AY (31 tahun), warga Batanggadis Jae, Kecamatan Panyabungan Barat, Kabupaten Madina.

Reporter: Hasmar Lubis

Tags: Bayibupati madinaHM Ja’far Sukhairi NasutionMeninggal DuniaPenderita Gastroschisis
ShareTweet
Next Post
Dua Tokoh Pendidikan dari Mandailing Layak Ditetapkan Pahlawan Nasional

Dua Tokoh Pendidikan dari Mandailing Layak Ditetapkan Pahlawan Nasional

Discussion about this post

Recommended

Bantu Pemudik Kendaraan Listrik, Anggota Komisi VII Apresiasi PLN di Sumut

Bantu Pemudik Kendaraan Listrik, Anggota Komisi VII Apresiasi PLN di Sumut

3 tahun ago
Bupati Tapsel Ikut Tanam Jagung di Desa Tolang

Bupati Tapsel Ikut Tanam Jagung di Desa Tolang

6 bulan ago

Popular News

  • Ini Pengganti Dua Kadis dan Satu Kaban di Pemkab Madina yang Undur Diri

    Ini Pengganti Dua Kadis dan Satu Kaban di Pemkab Madina yang Undur Diri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kepala BKPSDM Madina Ungkap Alasan Dua Kadis dan Satu Kaban Undur Diri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Diduga Malapraktik, Keluarga Pasien yang Tangannya Diamputasi Somasi RS Permata Madina

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Makan Korban Lagi, Polda Sumut Janji Gelar Operasi Penindakan PETI di Madina Pasca Lebaran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pletan Berupaya Mengisi 45 Persen Ceruk Pasar Ikan Lele di Bali

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Contact
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

© 2025

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

error: Copyright Start News Group
No Result
View All Result
  • Home
  • Madina
  • Sumut
  • Newsline
  • Nasional
  • Newsline
  • Kabar Desa
  • Opini
  • Figur
  • Komunitas

© 2025