Wellington, StartNews KBRI Wellington menggelar seminar daring bertema ‘Kontribusi Diaspora Indonesia dalam Mengharumkan Nama Indonesia: Kisah Sukses Diaspora Indonesia di Selandia Baru pada 9 Agustus 2021. Seminar ini menampilkan narasumber WNI yang sukses di Selandia Baru.
Hadir empat pembicara dari berbagai profesi.Mereka adalah Dr. Reza Abdul Jabbar (PengusahaDairy Farm), Aditya Gusman (Peneliti Tsunami dan Gempa Bumi di GNS Science), Reynold Tagore (Texture Artistdi WETA Digital), dan Prof. Joko Susilo (Dalang Wayang Internasional/Dosen Universitas Otago). Sebanyak 157 peserta dari berbagai kalangan dari sejumlah negara lainnya hadir di webinar ini.
Kepala Perwakilan RI di Selandia Baru (Duta Besar) Tantowi Yahya mengatakan kesuksesan para narasumber sebagai diaspora Indonesia di Selandia Baru membuktikan kualitas sumber daya manusia dari Indonesia memiliki daya saing tinggi.

Tantowi Yahya juga mengatakan kesuksesan mereka tidak lepas dari keberanian menekuni bidang-bidang yang secara teori merupakan sektor kunci di Selandia Baru.
Reza Abdul Jabbar merupakan petani dan peternak sapi asal Pontianak, Kalimantan Barat, yang sudah tak asing lagi di telinga masyarakat. Berbagai produk olahan dari sapi seperti susu dan daging sapinya sukses menarik hati warga Selandia Baru. Produk olahan peternakan Reza ini terkenal halal, karena pengolahannya mengikuti syariat Islam.
Aditya Gusman adalah seorang pakar gempa dan tsunami di GNS Science, Selandia Baru, sejak 2018. Aditya merupakan doktor di bidang seismologi yang lulus dari Hokkaido University, Jepang. Dia melakukan penelitian soal tsunami bersama rekan-rekannya, meliputi tsunami di Jepang, Indonesia, Selandia Baru, Chile, Meksiko, hingga Afrika. Prestasi Aditya sebagai seorang pakar yang sangat diandalkan oleh pemerintah Selandia Baru.
Sedangkan Reynold Tagore merupakan seniman yang menorehkan prestasi sebagaitexture artist. Dia mahir dalam membentuk patung-patung dan digital modeling dengan detail yang sangat rapi. Reynold menjadi seniman andalan di WETA Digital Selandia Baru. WETA Studio telah menghasilkan berbagai film-film besar di Amerika Serikat.
Para narasumber tersebut memberikan tips terkait pentingnya keberanian mengambil risiko agar dapat berhasil di negeri orang. Hal tersebut memang perlu didukung kompetensi terkait dan keperluan mengidentifikasi bidang-bidang yang memang kemampuannya dibutuhkan di Selandia Baru.
Dalam webinar tersebut, Duta Besar Tantowi Yahya mengungkapkan kekagumannya kepada para narasumber yang memiliki ketetapan hati untuk tetap berpaspor Indonesia. Hal tersebut mengindikasikan keterikatan yang masih kuat dengan tanah kelahiran dan juga potensi untuk di kemudian hari kembali ke Tanah Air guna membangun bangsa menuju Indonesia tangguh, Indonesia tumbuh.
Reporter: Rls​





Discussion about this post