• Media Kit
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Rabu, April 29, 2026
  • Login
Start News
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
No Result
View All Result

Dagangan Terhalang Tembok, PKL Pasar Baru Panyabungan Mengeluh

by Redaksi
Senin, 20 Juli 2020
0 0
0
Dagangan Terhalang Tembok, PKL Pasar Baru Panyabungan Mengeluh
ADVERTISEMENT

Panyabungan, StArtNews-Tembok beton setinggi 3 meter menghalangi lokasi dagangan membuat puluhan pedagang kaki lima (PKL) di lahan relokasi Pasar baru Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) mengeluh.

https://startnews.id/wp-content/uploads/2020/07/20-JULI-Dagangan-Terhalang-Tembok-PKL-Pasar-Baru-Panyabungan-Mengeluh.mp3

Keluhan tersebut disampaikan kordinator PKL, Zul Tanjung (46) kepada wartawan, Senin (20/7).

Zul menyampaikan akibat adanya tembok tersebut dagangan mereka tidak didatangi pembeli.

Zul didampingi pedagang lainnya mengatakan, tembok beton setinggi hampir 3 meter itu menghalangi dan menutup lokasi lapak pedagang. Akibatnya lokasi pedagang tersebut sepi pembeli, bahkan banyak di antara mereka yang dagangannya sama sekali tidak laku.

“Tembok ini menghalangi pandangan dan tidak dikunjungi pembeli lagi, pembeli lebih memilih ke blok lain. Pedagang disini kesulitan karena seharian sering tidak ada penjualan, pembeli sepi,” kata Zul.

Ia berharap pemerintah agar menyikapi situasi tersebut, salah satunya dengan membuka akses masuk kendaraan umum dari arah Aek Lapan melintasi lokasi pedagang berjualan.

“Kami paham tembok dan tanah ini milik pribadi, tapi setidaknya kami berharap pemerintah membuka akses masuk angkutan umum agar konsumen bisa mengunjungi lokasi kami,” katanya.

Sementara Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Madina Jhon Amriadi SP kepada wartawan menjelaskan tembok yang dibangun tersebut merupakan tanah pribadi, bukan dari Pemerintah atau dinas perdagangan.

“Tembok dan tanah ini milik pribadi, akibatnya posisi PKL kita jadi terhalang berjualan, gelap dan tidak terlihat pembeli. Harapan kita tembok ini tidak dibangun, tapi ini statusnya milik pribadi. Tapi kita selidiki dulu apakah ini sudah punya IMB atau bagaimana, kita minta OPD terkait biar ditelusuri,” kata Jhon.

Ia meminta kepada semua PKL yang berjualan di tempat relokasi yang terhalang tembok tersebut agar bersabar karena tidak lama lagi pasar baru Panyabungan akan segera dibangun.

“Kita bersabar dulu, kita tetap berusaha dan buka jualan. Pada dasarnya relokasi ini sifatnya sementara, semoga pasar baru ini segera terbangun, disitu tempat kita nanti,” pesannya.

Jhon mengatakan, yang diinginkan pedagang adalah tempat relokasi bagi PKL tersebut dapat dilalui angkutan umum.

“PKL kita meminta begitu, agar angkutan umum bisa lewat dari sini, karena angkot nanti membawa pembeli. Artinya pedagang di sini didekatkan dengan konsumen, kalau tidak mereka pasti tidak akan dikunjungi pembeli,” sebutnya.

Kadis Perdagangan menambahkan, pembangunan tembok beton tersebut dikarenakan tidak ada kecocokan harga sewa tanah dengan pemilik.

“Awalnya pemerintah telah melakukan pembicaraan dengan pemilik tanah agar lokasi ini dibuat sebagai tempat relokasi pedagang. Ketika itu pemilik bersedia disewa. Tetapi setelah ditimbun, si pemilik mengajukan harga sewa yang tidak sesuai dengan harga pemerintah. Artinya tidak ada kecocokan soal harga sewa, dan pemerintah pun tidak mungkin menyewa yang di luar harga yang telah ditetapkan, bisa jadi masalah nanti,” terangnya.

Reporter: Hasmar Lubis

Editor: Hanapi Lubis

Tags: Areal Relokasi Pedagang Pasar BaruPASAR BARU
ShareTweet
Next Post
Aktivis Minta Bupati Madina Copot Jabatan Camat Tambangan karena Merangkap Plt Kades

Aktivis Minta Bupati Madina Copot Jabatan Camat Tambangan karena Merangkap Plt Kades

Discussion about this post

Recommended

Antisipasi Virus Covid-19, Penyemprotan Diesinfektan Dilakukan Secara Massal di Madina

Antisipasi Virus Covid-19, Penyemprotan Diesinfektan Dilakukan Secara Massal di Madina

6 tahun ago
Cegah Kebocoran Retribusi Parkir, Pemko Padang Gunakan Transaksi QRIS

Cegah Kebocoran Retribusi Parkir, Pemko Padang Gunakan Transaksi QRIS

4 tahun ago

Popular News

  • DPW PKB Sumut Usulkan 130 Nama Calon Ketua DPC ke Pusat, Madina Kirim Enam Kandidat

    DPW PKB Sumut Usulkan 130 Nama Calon Ketua DPC ke Pusat, Madina Kirim Enam Kandidat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kisah Calon Haji Termuda dari Madina yang Membawa Rindu Ayah dan Kecemasan Masa Depan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ini Daftar Nama Sebagian Korban Tabrakan Kereta Api di Bekasi Timur

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kisah Maryam Damim, Tukang Gubah Masjid dan Gonjong Naik Haji

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengenal Hipotensi dan Hipertensi, Bagaimana Pencegahan dan Pengendaliannya?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Contact
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Call us: +1 234 JEG THEME

© 2025

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

error: Copyright Start News Group
No Result
View All Result
  • Home
  • Madina
  • Sumut
  • Newsline
  • Nasional
  • Newsline
  • Kabar Desa
  • Opini
  • Figur
  • Komunitas

© 2025