Pemkab Madina memperpanjang masa Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) hingga 21 Oktober 2026 demi melindungi kesehatan siswa dari ancaman bahaya kabut asap.
Panyabungan, StartNews – Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Pemkab Madina) melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan memperpanjang masa pelaksanaan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) atau libur sekolah tatap muka hingga 21 Oktober 2026.
Keputusan tersebut tertuang dalam Surat Edaran Nomor 100/3236/DISDIKBUD/2026 yang ditandatangani Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Madina dr. Muhammad Faisal Situmorang pada Jumat, 16 Oktober 2026. Keputusan ini memperpanjang masa PJJ yang sebelumnya dijadwalkan berakhir pada 17 Oktober 2026.
Kebijakan ini bentuk komitmen Pemkab Madina dalam merespons dinamika kualitas udara yang memburuk, sekaligus menyelaraskan kebijakan daerah dengan arahan pemerintah provinsi.
Perpanjangan masa belajar dari rumah ini berlaku secara menyeluruh bagi seluruh jenjang satuan pendidikan, mulai dari PAUD/TK, SD, hingga SMP sederajat di wilayah Mandailing Natal.
Faisal menegaskan keselamatan serta fisik para peserta didik dan tenaga pengajar merupakan prioritas yang tidak bisa ditawar.
”Seluruh satuan pendidikan harus tetap mengutamakan kesehatan dan keselamatan peserta didik, pendidik, maupun tenaga kependidikan. Kami mengimbau agar semua pihak membatasi aktivitas di luar rumah selama kondisi kabut asap masih berlangsung,” ujarnya.
Dalam pelaksanaannya, proses belajar- mengajar dialihkan ke rumah masing-masing menggunakan platform digital atau media komunikasi yang fleksibel sesuai kondisi sekolah.
Faisal menginstruksikan para kepala sekolah dan pendidik untuk memastikan PJJ berjalan proporsional tanpa memberikan beban tugas berlebihan yang dapat memicu stres pada siswa di tengah situasi buruknya kualitas udara.
Sistem kehadiran pendidik juga disesuaikan melalui mekanisme kerja dari rumah (work from home) sejalan dengan arahan Pemprov Sumut.
Pemerintah daerah berjanji akan terus mengevaluasi kondisi kualitas udara secara berkala untuk menentukan langkah selanjutnya, termasuk kepastian jadwal kembali belajar tatap muka.
Reporter: Sir





Discussion about this post